Pesek Sempat Center Disebut Sebagai Seorang Kolektor Timah, Hingga Kini Masih Aktif 

  • Bagikan

Bangka Barat, Tajukbabel.com,-

Masih ingat dengan proses persidangan terdakwa Bong Sun Loy alias Asun. Asun merupakan terdakwa pemilik 273 kampil timah ilegal yang ditangkap tim gabungan Polda Babel, Polres Babar dan Polsek Jebus tahun 2024 lalu.

Dari proses persidangan itu, nama Pesek sering kali muncul di jalannya sidang terdakwa Asun.

Selain Asun, tim gabungan juga menangkap anak buah Asun Sarwa dan Tarmadi selaku pemilik kapal yang rencananya akan di pakai Asun menyelundupkan timah ke Malaysia.

Lantas siapa Pesek yang jadi langganan nyanyian para saksi di muka sidang Pengadilan Negeri (PN) Mentok tersebut.

Dari sejumlah fakta yang terungkap dipersidangan, Pesek sempat Center dan disebut-sebut sebagai seorang kolektor timah yang rutin memasok timah kepada terdakwa Asun.

Sebelum disuplai ke Asun, timah-timah ilegal tersebut lebih dulu ditampung oleh Pesek. Setelah dirasa cukup, timah-timah tersebut lalu disuplai ke Asun.

“Selain dari hasil menambang sendiri, sebagai timah milik Asun itu dibeli dari Pesek. Biasanya dikumpulkan dulu kalau sudah banyak baru dikirim ke Asun,” ketus Botak satu dari tujuh saksi dalam persidangan Asun di PN Mentok, Selasa (25/6/2024) lalu.

Pesek dalam proses itu dikabarkan menghilang seperti di telan bumi. Namun kebelakangan ini pesek kembali Center. Pesek kembali terlihat membeli timah di Dusun Pelawan, Desa Teluk Limau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat.

Kepada Redaksi tintaberitababel.com, sejumlah warga sekitar mengatakan kalau Pesek yang di sebut kolektor timah itu. Kini kembali aktif. Meski sempat kabur saat proses persidangan Asun.

“Itu pas jembatan tempatnya, dia sudah pulang dan kembali beli timah. Kalau Cebol tidak tau dimana sudah tidak pernah keliatan,”ujarnya.

Pesek yang di temui ditempat pembelian pasir timahnya, saat di konfirmasi, Redaksi tintaberitababel.com, Minggu (23/11-2025) mengaku tidak pernah melakukan aksi penyeludupan timah ke luar negeri.

“Saya tidak pernah melakukan penyeludupan, kalau ada nama saya pasti saya sudah di panggil. Saya kan tidak ada urusan,”kata Pesek dengan waja pucat.

Saat ditanyakan keberadaan, Cebol yang merupakan adik kandung Pesek yang menurut saksi persidangan cebol terlibat dalam aksi penyelundupan timah 40 ton tersebut.

“Saya tidak tau itu, harusnya media harus tanya Cebol itu sendiri. Kenapa masih tanyak masalah itu, itu kan masalah sudah lama, saya ada lihat kamu buat berita itu dulu. Itu kan kasus lama dan saya tidak terlibat apa apa.”pungkasnya.

Sumber : ( Tb / Tintaberitababel.com / La Ode M. Murdani )

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *