BANGKA BARAT, TAJUKBABEL.COM – Sebuah mobil truk milik Liku yang diduga mengangkut pasir timah mengalami kecelakaan dan menabrak rumah warga Desa Ranggi, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat.
Peristiwa ini sontak membuat geger masyarakat sekitar yang berada di lokasi kejadian.
Pasir timah yang dibawa truck tersebut sebanyak 3 Ton hal itu dijelaskan seorang warga setempat SK (50).
“Upahnya lumayan bang apalagi mau lebaran, ada teman yang vidio waktu itu, cuma disuruh APUS oleh pihak bos liku,” ujar SK.
Menurut informasi yang dihimpun, usai insiden tabrakan, sopir truk tidak langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Sebaliknya, ia justru meminta bantuan warga setempat untuk memindahkan muatan timah dari kendaraan yang mengalami kecelakaan.
Hal ini diungkapkan oleh seorang warga berinisial SK yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
“Setelah nabrak rumah warga, sopir itu malah minta tolong ke warga untuk mindahin timahnya. Katanya dikasih upah yang fantastis supaya cepat dipindahkan,” ujar SK kepada wartawan.
SK juga menambahkan bahwa sejumlah warga sempat tergiur dengan tawaran upah tersebut. Namun di sisi lain, ada pula warga yang merasa khawatir karena kejadian tersebut berpotensi menimbulkan masalah hukum.
Sementara itu, kondisi rumah warga yang ditabrak mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai asal muatan timah tersebut maupun status legalitasnya.
Warga berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menyelidiki kejadian ini secara menyeluruh.
Peristiwa ini kembali menyoroti aktivitas pengangkutan timah di wilayah Bangka Belitung yang kerap menuai polemik di tengah masyarakat.












